Melangkah ke depan ( 1430 H )
Malam yang semakin kelam ditingkahi hujan deras yang mengguyur kota Medan, seolah pertanda rezki dan rahmat yang diturunkan untuk mengawali tahun yang baru.
1 Muharam telah menjelang kemarin saat Azan Maghrib usai dikumandangkan dari Masjid dan surau2. Kemegahannya memang tak semeriah tahun baru masehi yang khan dijelang 3 hari lagi.
Tak ada riuhnya suara terompet atau kembang api yang mencuar ke langit, atau juga barangkali karena banyak umatnya tak perduli dan telah lupa dengan tahun baru Islam tersebut.
Entahlah yang jelas tak mau berprasangka buruk, yang penting aku merasa masih banyak yang mengingatnya.
Dan aku akan melangkah ke depan, menyongsong tahun baru hijrah 1430, dengan semangat yang lebih baru lagi dan tentunya dengan harapan yang lebih baik lagi.
Mari berhijrah dan melangkah ke depan










