Di Antara 2 Sisi Mata Uang
Hem… masih terjebak di sini. Masih berpikir di sini, dan masih mencari di sini. Hampir setahun sudah aku di sini, di kota tempat orang tua dan kebanyakan saudaraku tinggal, Medan, dengan sejuta warna yang di tawarkannya.
Terkadang masih sulit bagi aku untuk bisa berbaur dan memahami dengan sikap dan kondisi masyarakat di sini. Bagi aku terlalu keras hingga kadang-kadang aku jadi lelah sendiri.
Di antara 2 sisi mata uang kini sepertinya aku berada. Antara menjalankan networking sosiality atau memikirkan kehidupan pribadi. Dua2 nya sama-sama membutuhkan fokus dan prioritas yang sama besarnya. Sedang melebarkan sayap ke dua2 nya.
Kadang rasanya aku tidak sanggup. Ingin menyerah saja. Tapi, kalau aku menyerah berarti aku kalah dan bukan menjadi prajurit sejati. Berarti sama saja aku mendustai dan mengingkari kata2 ku. Mendustai apa yang telah aku tulis di sini. Tapi namanya juga manusia ni, pasti banyak kekurangannya.
Blog yang telah lama nda di update, belum lagi senggolan2 yang ada di dunia offline, pokoknya a lot of things happens.
Tapi, barangkali ini yang menjadikan hidup lebih berwarna dan lebih punya rasa ya?
Entahlah, yang jelas memasuki awal bulan baru besok, I am still look, dan mencoba solusi dari 2 sisi mata uang tadi. Semoga dua2 nya bisa jalan.
Ehm, ada yang punya solusi tidak ya???
Atau barangkali ada yang mau share, pernah mengalami situasi seperti ini?











February 28th, 2009 at 3:39 pm
Mas Said kenapa kita mesti menyerah dengan keadaan yang belum menguntungkan. Kesuksesan itu adalah garis finish, tapi sebelum mencapai itu kita perlu proses yang panjang. Dan dalam menjalaninya kita bisa melihat berbagai hal yang bisa dipetik hikmahnya dan kita pun bisa belajar banyak dari sana.
Mr. Edison sang penemu bola lampu saja harus gagal 999 kali baru akhirnya dia berhasil ketika percobaan yang ke-1000.
Andaikan saja ia berhenti di percobaan yang ke-999, apa yg terjadi? Dia tidak akan pernah menemukan bola lampu.
Jadi anggap saja, perjalanan hidup mas said hampir menuju sebuah kesuksesan besar selangkah lagi.
Semoga sukses.
March 2nd, 2009 at 4:04 am
di lempar aja koin nya bang, cem wasit yang memimpin pertandingan, atau cem orang2 yang sedang maen tuok. Lihatlah sisi mana yang keluar
March 3rd, 2009 at 10:22 am
harus sanggup bang. tunjukkan kehebatanmu yanng sebenarnya kepada dunia. Maju terus Blogger Sumut!!
March 5th, 2009 at 1:11 pm
Kita memang sering berada pada kedua sisi tersebut dan bahkan sering buat kita pusing, tapi aku yakin kalau maksud dan tujuan kita itu baik..semua pasti bisa.
Lagian setiap hal yang kita pilih itu merupakan yang terbaik bagi kita..
Jadi tetap semangat aja ya
March 5th, 2009 at 1:19 pm
Sorry bro, kemaren nggak bisa kumpul…
BTW, soal koin, aku ada banyak uang receh tuh, kalo mau tinggal bilang aja biar nggak diantara 2 sisi mata uang, tapi lebih dari 2 sisi mata uang. hahahaha….
ingat apa yang sering aku bilang, awali dengan indah dan akhiri dengan indah. Hidup tidak akan susah kalo tidak dibuat susah. Allah SWT selalu mendengar meskipun itu tidak terucap.
sukses bos
March 5th, 2009 at 3:26 pm
wah bang aku dukung untuk terus semangat ya. kita harus kalahkan yang namanya NYERAH. orang sukses gak pernah bilang yang namanya nyerah….
Ayo semangat. . .
March 24th, 2009 at 2:58 pm
@rommi Ariesta : makasih ya atas supportnya
@boonchiet : kayaknya idenya bole di coba ni
@thegands : makasih dorongan supportnya ya
@trisnok : Insya Allah tetap semangat
@blogger insyaf : Beneran banyak uang receh ntar aku singgah gitu loh
@rizal : Makasih ya, jadi tambah semangat lagi ni