Really Life

Life is so simple and beautiful , please realized our really life

Archive for the ‘a real life’


Aku Mau Minta Tolong

Hari ini aku berkaca di cermin, mencoba melihat tampilan diri. Baju yang kupakai lumayan lah harganya, celana walaupun nda merek terkenal tapi ada lah merknya, sendal juga, pakai minyak rambut, trus minyak wangi juga. Hem sepintas kelihatan rapi, apalagi kalo berdasi pasti orang nyangkanya aku parlente. Kalo pergi ke kafe atau ke bank mau minjam duit atau minta tolong, 80% pasti dilayani dengan baik ataupun bisa dapat pinjaman, tinggal bilang aku ini ponakan atau saudaranya siapa gitu.

Begitu liat di depan, ada seorang nenek yang udah renta, dari pakaiannya kumal banget. Dia bilang gini

” Tolong pak,bu, saya mau minta kardus bekasnya buat nutup atap rumah saya ” (more…)

Ketika Harus Bertahan

Beberapa hari halu sempat blogwalking ke tempatnya Bunda Rita Subrata, aku menemukan postingan ini

Become a SLUMDOG MILLIONAIRE

Maaf Numpang Promosi ya

Free Image Hosting at www.ImageShack.us

Coba liat gambar di atas. ( kalo fotonya kurang jelas diklik aja, otomatis besar )

Yups itu adalah di depan rumah, alias sekarang lagi buka usaha. Soalnya agak susah mencari lapangan pekerjaan, akhirnya timbul ide kreatif menciptakan usaha sendiri dengan dana seadanya.
Sebenarnya ini sich idenya ibu saya, maklum beliau dah lama nich berkecimpung di dunia usaha. Kalo saya lebih banyak kerja sama orang alias di kantoran ( cieee kantoran )
Nach kemaren2 belum mau berpromosi, tapi ada yang dah nyoba, jadi kuat dech promosinya, silahkan liat di sini….
Thanks banget ya mas Pieps dah promosiin usaha keluarga kita.
Untuk harga ngga dijual mahal tapi terjangkau (more…)

BloggerSumut

Hem, berbicara tentang BloggerSumut tak lepas dari orang-orang yang ada di dalamnya. Karena memang ibarat sebuah pohon, tentunya akan bertambah indah dan kuat dengan beberapa bagian di dalamnya. Dan aku telah lupa karenanya.

Aku lupa bahwa BloggerSumut punya Mba Anna, Pak Julfan, Mas Zaldi, Pak Ismail, Pak Khairul, Pak Rahman Effendi, Mas Ferry, sebagai pendiri awal komunitas ini. Punya Mas Adieska yang selalu concern dengan BloggerSumut. Punya Mas Nico yang selalu setia mengurus administrasi dan pengurusan blog BloggerSumut.Net dan BloggerSumut.com. Punya Mas Andi yang berandil dalam pengenalan BloggerSumut ke Telkomsel. Punya Mas Igoenz yang membuat desain logo BloggerSumut sehingga sedap dipandang mata. Punya dua orang yang tak ingin disebut identitasnya yang memberikan fasilitas hosting untuk bloggersumut.net dan bloggersumut.com. Punya Neng Ika yang pernah ikut membantu bakti sosial membersihkan monumen. Ada Mas Parlin dan Mba Helda yang membantu administrasi bloggersumut. Punya Mas Agung, Adam dan Pak Aulia yang memberikan kontribusi dan ide-idenya untuk bloggersumut. Punya Pak Wahyu, mba Anggi, Pak Nurdin, Dik Rizki, Dik Arie, Mas Ariel plenux, Pak Ibrahim, Mas Wahyu, Mas Ali, Mas Dani Gunawan, Mas Arie, Mas Reza, Mas Multama, Pak Ilyas yang setia mengikuti agenda BloggerSumut. Myryani, Octa, Raeyans dan anggota lain di daerah2 Dan keseluruhan anggota bloggersumut lainnya yang tidak bisa saya sebutkan namanya satu-persatu, bisa dilihat dari daftar anggota di sini. (more…)

Masih Ada Cinta

” Hari-hari  kulalui, sendiri tanpa kekasih “

Kurang lebih itulah bait awal dari lagu terbarunya Ello. Lagu nya “gue banget” dech. Maklum usia dah mau dekat angka 3, masih betah sendiri n ngejomblo. Ujung-unjung nya apa mesti ikut acara realyti Show, buat nyari jodoh ya? atau juga ikut sistem lama, dijodohin ala Siti Nurbaya. Hem… antara ya dan tidak.

Tapi, senang juga lewat postingan kemaren, ternyata masih ada dukungan dari orang-orang sekitar yang sayang dan memberi semangat. Yups, hidup emang harus dan kudu berjalan. Tantangan pasti ada, lha wong namanya juga hidup.

Barangkali selama masih ada cinta di dada, selama masih ada iman melekat, Insya Allah semuanya pasti beres… bener khan???

Yang jelas… aku cuma ingin hidup Bahagia,  bahagia dengan apa yang ada dan di jalani.  Dan tetap mengusung spirit menjadi diri sendiri.

Itu saja

kuingin menjadi setitik awan di langit yang cerah

karena aku masih ada… masih ada cinta “


Di Antara 2 Sisi Mata Uang

Hem… masih terjebak di sini. Masih berpikir di sini, dan masih mencari di sini. Hampir setahun sudah aku di sini, di kota tempat orang tua dan kebanyakan saudaraku tinggal, Medan, dengan sejuta warna yang di tawarkannya.

Terkadang masih sulit bagi aku untuk bisa berbaur dan memahami dengan sikap dan kondisi masyarakat di sini. Bagi aku terlalu keras hingga kadang-kadang aku jadi lelah sendiri.

Di antara 2 sisi mata uang kini sepertinya aku berada. Antara menjalankan networking sosiality atau memikirkan kehidupan pribadi. Dua2 nya sama-sama membutuhkan fokus dan prioritas yang sama besarnya. Sedang melebarkan sayap ke dua2 nya.

Kadang rasanya aku tidak sanggup. Ingin menyerah saja. Tapi, kalau aku menyerah berarti aku kalah dan bukan menjadi prajurit sejati. Berarti sama saja aku mendustai dan mengingkari kata2 ku. Mendustai apa yang telah aku tulis di sini. Tapi namanya juga manusia ni, pasti banyak kekurangannya.

Blog yang telah lama nda di update, belum lagi senggolan2 yang ada di dunia offline, pokoknya a lot of things happens.

Tapi, barangkali ini yang menjadikan hidup lebih berwarna dan lebih punya rasa ya?

Entahlah, yang jelas memasuki awal bulan baru besok, I am still look, dan mencoba solusi dari 2 sisi mata uang tadi. Semoga dua2 nya bisa jalan.

Ehm, ada yang punya solusi tidak ya???

Atau barangkali ada yang mau share, pernah mengalami situasi seperti ini?