T M K ( Terhitung Mulai Kemarin )
Menjemput Impian Di Batas Cakrawala
Ketika batas itu ada di antara impian, aku cuma bisa mematung menghadap ke asa. Bila semua itu tak cuma sebatas angan dalam mimpi. Tersadar di antara puing-puing kehidupan, aku masih berpijak di bumi, masih bersandar pada nafas yang diberikan Ilahi. Hidup barangkali akan terus berjalan sesuai dengan kehendak-Nya, dan aku cuma pengikut setia dengan janji yang telah terucapkan. Berlari kecil di antara rumput savanna yang luas, atau sekedar berpetualang di antara birunya lautan India. Barangkali bisa membuat hati ini tersenyum, kepenatan dalam hidup barangkali bisa hilang sejenak. Yups, sejenak saja dalam hidupku merasakan indahnya alam yang telah diciptakan Tuhan untuk semua makhluknya tanpa terkecuali. Entahlah, aku sendiri tak tahu berapa lama aku bisa menghirup udara pagi, barangkali esok ketika aku membuka mata, ternyata ia sudah habis masanya. Atau barangkali pada detik berikutnya, aku sudah bukan bernama manusia lagi. Aku tak akan memikirkan hari esok yang belum tentu ada peranku di situ. Aku hanya memikirkan hari ini dan apa yang bisa kulakukan hari ini.
Ketika peran sudah diterima, wajib untuk dimainkan. Sandiwara ini akan terus berjalan, sedih, bahagia, emosi, perasaan akan bermain di situ. Barangkali menikmati tawa anak kecil adalah sebuah kebahagiaan, atau membuat orang lain tersenyum adalah sebuah kebahagiaan juga.
Mimpi itu tetap kugantung di cakrawala, menembus nalar yang ada dalam hati. Aku percaya sesuatu yang baik akan menemukan jalannya, meski ada duri sekalipun. Aku yakin mimpi akan menjadi kenyataan kalau diperjuangkan dengan sepenuh hati. Dan aku yakin cinta sejati akan ditemukan bila hati sudah merasakan klik dengan hati yang lain, tak ada paksaan.
Aku merasakan semua yang diberikan oleh Tuhan adalah anugrah terindah yang kumiliki, fisik yang aku miliki, hati yang aku miliki, perasaan yang aku miliki, nyawa yang aku miliki, orang tua yang kumiliki, saudara-saudara yang kumilki, teman-teman yang aku miliki, tanah yang aku pijak, udara yang aku hirup, rumah yang aku tinggali, rezeki yang ada padaku, hari-hari yang kulalui, cinta dan perasaan yang aku miliki, rasa kerinduan yang ada dalam dada, kepedihan yang aku punya, kehilangan orang-orang yang aku cintai, perpisahan yang pernah terjadi, fase-fase yang ada dalam hidupku, semuanya, semua yang pernah terjadi dalam kehidupanku sejak aku menerima anugrah berupa ruh yang ditiupkan sampai sekarang dan mungkin sampai nanti ketika aku dipanggil untuk menghadap-Nya.
Jadi biarkanlah aku menikmati sebatang rokok yang aku mampu membelinya, biarkanlah aku menikmati lagu-lagu india yang jadi favoritku, biarkanlah aku tidur larut malam karena aku mengidap imsonia, biarkanlah aku dengan kelembutan yang aku miliki, biarkanlah aku menikmati musik hot mix di lantai dansa sebuah diskotik, biarkanlah aku berjalan kaki menyusuri jalan yang satu dengan yang lain, biarkanlah aku menikmati berdialog dengan Tuhanku di rumahnya yang agung, biarkanlah aku bersyukur atas semua yang diberikan Tuhan padaku, entah itu anugrah atau ujian paling pahit sekalipun, biarkanlah aku mencintai seseorang siapapun dia, biarkanlah aku menggapai impian yang aku gantung di cakrawala, biarkanlah aku bernyanyi dengan senandungku sendiri, biarkanlah aku menulis dengan caraku sendiri, dan biarkanlah aku menjadi diriku sendiri.
Dan aku akan terus berjalan menyusuri kehidupan yang diberikan padaku. Dengan semua orang yang ada di sekelilingku. Melihat realita yang ada, meski kadang tak sesuai dengan hati nurani, karena aku yakin DIA yang menciptakan pasti lebih tahu dari yang diciptakan. DIA tahu yang terbaik untuk umatnya, yakinkanlah itu dalam hati.
Berusaha jujur dan mendengarkan hati nurani karena ia akan menuntun pada jalan kebaikan, meski kadang kita melihat jalanan itu sukar dan susah dilalui.
Berjuanglah untuk meraih mimpi-mimpi yang kita punya, jemputlah ia meski ada di batas cakrawala tertinggi, jangan menyerah dan jangan putus asa.
Bila ia tak terwujud hari ini, mungkin esok, mungkin bulan depan, mungkin tahun depan, bahkan mungkin pada saat kita tak ingat lagi akan impian itu, atau barangkali ketika ajal sudah menjemput kita.
Dan aku masih di sini untuk nya.
Untuk …. MENJEMPUT IMPIAN DI BATAS CAKRAWALA
Medan, 04 April 2009 , 01.30 dinihari
Dan hidup berjalan terus, Khabi Khusi Khabi Gam, Sometimes Happy Sometimes Sad, Kadang Bahagia dan Kadang Sedih
Itulah yang terjadi padaku kemarin, saat pagi seperti biasa aku bangun memulai usaha, pada saat mau mencharger HP aku baru sadar ternyata ia telah dicuri, yups, rumahku kemalingan, Subhanallah, aku dicoba kali ini. Dompet dan HP ku hilang, semua surat penting, KTP,SIM, ATM, Jamsostek card dan contoh kartu Anggota BloggerSumut pun ikut raib.
Dan hari senin tadi pagi aku mulai mengurus semuanya, dimulai ke kantor polisi untuk membuat laporan kehilangan, ke Bank untuk memblokir ATM dan ke Kelurahan untuk mengurus KTP serta ke Jamsostek untuk melaporkan kehilangan kartu, dan mungkin besok ke Telkomsel untuk mengurus SIMCARD yang hilang.
Jadi intinya aku mau mengumumkan bahwa TMK ( Terhitung Mulai Kemarin ) No HP
081346628194
Sudah non aktif dan tidak bisa dihubungi untuk waktu yang tidak bisa ditentukan. Saya mohon maaf sebesar2 nya apabila ada yang menelpon saya tapi dijawab sama Veronica.
Untuk si maling, saya cuma berharap barang yang diambilnya itu bisa bermanfaat untuknya. Dan saya yakin rezeki saya dengan semua barang yang diambil itu memang hanya sampai kemarin saja.
Jadi sementara ini, silahkan tinggalkan pesan di email saya dyandrawicaksono@yahoo.co.id atau juga tinggalin koment di blog ini.
Sekian dan terima kasih











April 6th, 2009 at 12:41 pm
turut berduka cita
April 6th, 2009 at 4:14 pm
hoalah…
kok bisa bang.. ? apa gak di kunci rumahnya ??
weleh-weleh… gak abis pikir ngeliat tingkah maling saat ini…
April 6th, 2009 at 6:32 pm
buset dah.. turut berduka cita mas…
April 6th, 2009 at 6:55 pm
waduh..
ilang dimana mas?
April 6th, 2009 at 6:58 pm
waduh..
ilang di rumah ya..
lapor ke polisi mas..
April 6th, 2009 at 7:41 pm
[...] Said “The Fabulous Reallylife” [...]
April 6th, 2009 at 7:45 pm
Turut berduka cita bang said. Btw mampir ya… ada award tuh
April 7th, 2009 at 2:23 am
Kenapa ga ke gerai telkomsel aja buat minta ganti kartu + nomornya…?
April 7th, 2009 at 2:44 am
Rejeki memang tidak akan lari kemana-mana…
Saya yakin koq…
April 7th, 2009 at 9:30 am
*gubraggggggg!!!*
intinya cuman mau ngumumin ganti nomor?????????????
April 7th, 2009 at 10:10 am
widih kurang ajar tuh maling ampun dah kalo jaman sekarang masih byk yg gituan… (keparat banget tuh maling… gw sumpahin dompet ama hpnya ilang juga)…
buat mas sai; cuma 8 kata:
turut berduka cita atas kehilangan dompet dan hpnya…
walau kehilangan semoga apa yg dicita2kan tetap bisa diraih… byk2 sabar, byk doa, byk bersukur kalo ternyata cm barang yg ilang… kl nyawa gmana tuh… weedeww…
Caiyo…
April 7th, 2009 at 10:16 am
omak.. ngerti lah aku perasaan mas, repotnya juga kebayang
(kemarin juga ngalami gitu pas di Siantar).
semoga urusannya cepat kelar ya, mas
April 7th, 2009 at 10:45 am
@pieps : makasih ya bro
@prlin : ngga lin, namanya pagi khan buka warung, mang lagi apesnya
@almascatie : makasih bang
@Ariel FX : di rumah ri, dah tak laporin ke polisi
@Adieska : makasih mas, btw dah coba mampir tapi blognya nda bisa ke buka tu…
@mamas 86 : tadi dah ke sana
@Indra : betul mas
@rizal : iya mas
@agung : makasih mas, alhamdulillah nyawa masih selamat
@nich : iya mas, repot kali aku. makasih doanya ya, semoga cepat kelar ni
April 7th, 2009 at 4:09 pm
salam kenal ae mas…
blognya siip…. banget
April 8th, 2009 at 4:22 am
Wah.. turut berduka cita mas ..
pasti ada hikmahnya dibaliik smua ini
April 8th, 2009 at 7:45 am
Assalamu’alaykum
sabar pak,,
April 8th, 2009 at 10:56 am
weks … gk otat malingnya itu
(
April 8th, 2009 at 11:18 am
pertama situ bintung, kemudian banjir bandang di padang, kecelakaan pesawat foker, dan yang terakhir yang menimpa teman kita ini..
semoga semua para korban tetap tabah,,,
jangan anggap ini lelucon
kalaupun pesan ini membuat anda tersenyum, mungkin inilah cara saya membuat mas said melupakan kisah sedih itu..dan kembali tersenyum.
semoga semua bisa normal dalam waktu yang tidak terlalu lama…
April 8th, 2009 at 11:41 am
@cak suni : makasih cak
@agung agriza : moga2 mas, lagi coba bersabar ni
@shofiyah : waalaikumsalam ukhti, makasih ya, Insya ALLAH lagi mencoba bersabar ni
@co-single : ya gitulah, namanya juga manusia, sifatnya beda2 ada yang baik dan kurang baik
April 8th, 2009 at 11:47 am
@wahyunansyah : makasih banget pak, beneran aku langsung tersenyum membacanya, semoga menghilangkan kesedihanku ini
April 8th, 2009 at 11:47 am
Selalu kita tak mengerti rencana Allah, bisa jadi Mas Said akan dapat ganti yang lebih baik lagi ………..
Dan kalau yg terjadi ini kelihatan seperti sebuah kesulitan bagi kita, yakinlah bahwa dibalik kesulitan itu akan ada kemudahan…….
April 8th, 2009 at 11:49 am
@rahman batubaranews : Insya Allah pak, mencoba ikhlas dan berpikir positif mengenai kejadian ini, semoga memang ada yang lebih baik lagi buat saya , amin
April 9th, 2009 at 3:57 am
Suatu ketika, sahabat Muhammad kehilangan uang hasil dagangannya selama sehari. Ia lalu bercerita kepada sahabat lain sambil menangis terisak.
Sahabat lain itu kemudian bertanya:”Wahai Saudaraku, menangiskah engkau karena uangmu dicuri orang?”
Ia menjawab:”Memang aku menangis untuk kehilangan atas apa yang telah aku usahakan. Tapi bukan itu yang menjadikanku bersedih, melainkan karena esok aku harus menghadapNYA bersama pencuri itu. Entah bagaimana aku harus memaafkan diriku, karena telah membuat orang lain tersentuh api neraka.”
My Real Brother, saya percaya engkau adalah orang yang bijak. Tuhan tak akan menyia-nyiakan sesuatu yang telah engkau usahakan. Ia akan menggantikan dengan yang lebih baik. Insya4JJ1.
April 9th, 2009 at 1:49 pm
@rayyahidayat : thank you my real brother too, and also for the story it will remain us about the real life will going to be. Dan menjadi orang bijak memang sulit, tapi bisa kalau ada usaha
April 13th, 2009 at 1:13 am
tmt saja terhitung mulai tanggal
byme
April 13th, 2009 at 3:03 pm
Saia turut berduka cita atas kehilangan ini, bang. Semoga tetap sabar dan tawakal. Harta kedua, tetapi hidup yang utama. Tetap semangat ya… saia doakan…
April 13th, 2009 at 3:28 pm
wah,, sabar ya mas,,
moga si maling dibuka mata hatinya utk kembali ke jalan yg benar,,,,
April 13th, 2009 at 3:32 pm
wah yang sabar yah..
April 13th, 2009 at 3:40 pm
@byme : makanya dibikin TMK mas, hehehe
@rizkvmaster : iya, makasih ki, semoga saya tetap tabah
@myryani : amin , my, semoga saja
April 16th, 2009 at 4:38 am
Haduuu…..turut beduka yah mas…yang sabar……
April 17th, 2009 at 7:31 am
@ayas : iya, Insya Allah mencoba tetap sabar
@anggie hsb : iya, makasih anggie