Rabb , aku menyerah pada-MU
Rasanya jalan ini terjal sekali
Rasanya punggung ini lelah menahan
Kaki ini lelah melangkah
lemas sekujur tubuh
Gunung itu terasa semakin tinggi untuk kudaki
langit itu terasa semakin jauh untuk kugapai
Aku putus segalanya
putus asa dan secercah sinar kemenangan
Ternyata , lupa sesuatu yang sangat penting
Aku lupa , aku sombong dan aku angkuh
Rabb , aku menyerah pada-MU
Dengan segala kerendahan hati aku tunduk dan menundukkan kepala
Aku ikhlas dengan segala keputusan-MU
Rabb , sekali lagi aku menyerah
aku menyerah pada segala keagungan-MU











November 15th, 2008 at 1:22 pm
sungguh Ia tak pernah meninggalkan hambaNya…Ia selalu tahu dan menunggu Qta…Tidakkah Ia benar2 mencintai Qta dengan tulus…
Bener banget ukhti, semoga kita selalu ingat itu ya
amin
December 4th, 2008 at 12:09 am
Dia tidak pernah meninggalkan kita.
Yakini saja… Dia akan mempermudah segalanya
Betul Ukhti itu yang sedang saya yakinkan pada diri saya
December 4th, 2008 at 2:31 am
menywrah padaNya adalah tawakkal bukan. tawakal tetap ada ikhtiar
sori nih said , aku jarang BW, jarang mampir ke sini
ngga apa2 bun, saya juga dah jarang BW ni
December 4th, 2008 at 2:53 am
Setelah berusaha, berdoa kita lakukan, saatnya kita menyerahkan semuanya pada sang Khalik, Dialah yang maha berhak atas segala sesuatu….dengan begitu kita menjadi lebih tenang…
Amin, itu bener banget kang
saya setuju sekali